PUNCAK - Di tengah bentangan alam Puncak Papua Tengah yang menantang, hadir secercah harapan bagi warga pedalaman. Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg) tak gentar menjangkau wilayah Pintu Jawa, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, untuk memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan. Aksi kemanusiaan yang digelar pada Jumat, (29/5/2026), ini menjadi bukti nyata komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melayani masyarakat pelosok negeri.
Dipimpin langsung oleh Letda Inf Wahyudi beserta tim medisnya, kehadiran prajurit TNI di daerah terpencil ini disambut penuh sukacita oleh masyarakat. Mereka antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan, mulai dari konsultasi medis hingga menerima pengobatan gratis. Ini bukan sekadar tugas pengamanan, melainkan bentuk kepedulian tulus yang menyentuh hati.
Tim medis Satgas Yonif 621/Mtg tak hanya memeriksa tekanan darah atau suhu tubuh. Mereka memberikan sentuhan personal melalui deteksi dini penyakit, distribusi obat-obatan dan vitamin, serta konsultasi kesehatan yang dijalin dengan pendekatan humanis. Terlihat jelas bagaimana seorang personel medis dengan sabar merawat seorang mama Papua lanjut usia, menciptakan momen kedekatan emosional yang hangat di tengah kesederhanaan alam pegunungan.
Letda Inf Wahyudi memahami betul tantangan geografis yang dihadapi warga Distrik Sinak. Akses menuju fasilitas kesehatan yang terbatas menjadi kendala besar.
“Kehadiran Satgas di wilayah Sinak tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga membantu masyarakat melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan. Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, ” ungkapnya.
Menurutnya, pendekatan yang humanis adalah kunci. Di luar menciptakan rasa aman, kehadiran prajurit TNI diharapkan membawa manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ferdinandina, salah seorang warga Pintu Jawa, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
“Kami senang dan berterima kasih karena bapak-bapak TNI datang membantu masyarakat di sini. Pelayanan kesehatan seperti ini sangat kami butuhkan, ” tuturnya penuh haru.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 621/Manuntung menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga sebagai sahabat sejati bagi masyarakat Papua. Kehadiran mereka di pedalaman diharapkan mampu menebar rasa aman, membangkitkan harapan, dan mengukir senyum sehat di wajah masyarakat Papua Tengah.
(Pen Satgas Yonif 621/Manuntung)
